9 Tools dan Alat Fiber Optik beserta Fungsinya

0
3091

9 Tools Fiber Optik beserta Fungsinya – Satumanado – Pernahkah sobat mendengar kata fiber optik ? Singkatnya Fiber Optik adalah saluran transmisi atau sejenis kabel yang terbuat dari kaca atau plastik yang sangat halus dan lebih kecil dari sehelai rambut, dan dapat digunakan untuk mentransmisikan sinyal cahaya dari suatu tempat ke tempat lain. Sumber cahaya yang digunakan biasanya adalah dari sinar laser atau LED.

nah, Pada saat ini teknologi fiber optik sudah marak digunakan dalam berbagai jaringan contohnya jika sobat pernah mendengar tentang INDIHOME dari telkom, Indihome merupakan salah satu contoh Provider jaringan internet yang sudah menggunakan teknologi Fiber Optik. Sebenarnya masih banyak lagi internet provider yang sudah mengimplementasikan fiber optik pada jaringan mereka, dan juga fiber optik bukan hanya digunakan oleh internet provider besar seperti telkom atau indihome. namun bisa digunakan pada jaringan manapun yang mau menggunakan teknologi ini.

Tentunya teknologi fiber optik harus dimaintenance untuk menjaga performa dan kualitasnya, misalnya jika kabel fiber optik putus maka kita perlu menyambungnya agar bisa digunakan kembali. untuk menyambung kabel fiber optik tidak sembarangan sobat dibutuhkan alat yang masih jarang dikenal oleh orang awam, para teknisi biasa dimenyebutnya splicer mau tau lebih banyak lagi alat – alat yang biasa digunakan dalam maintenance fiber optik dan apa fungsi dari masing – masing alat tersebut saya akan ulas alat – alat Fiber optik diartikel ini.

Berikut Daftar Tools Fiber Optik berserta Fungsinya

  1. Fusion Splicer (Alat Sambung Fiber Optik)

    Alat Fiber Optik beserta Fungsinya Yang pertama ada Fusion Splicer, Alat ini sangat penting dalam dunia fiber optik karena alat inilah yang akan menyambung kabel fiber optik jika kabel fiber optik putus. Berbeda dengan kabel tembaga yang biasa kita lihat jika putus tinggal disambung dengan cara dililit berbeda halnya dengan kabel fiber optik yang jika putus diperlukan alat khusus untuk menyambungkannya kembali.

    contoh 2 Fusion Splicer
    contoh 2 Fusion Splicer
    Contoh Fusion Splicer
    Contoh Fusion Splicer
    Fusion splicer atau sering dikenal sebagai alat untuk menyambungkan serat optik ini merupakan salah satu alat yang digunakan untuk menyambungkan sebuah core serat optik, dimana serat tersebut terbuat / berbasis kaca, dan mengimplementasikan suatu daya listrik yang telah dirubah menjadi sebuah media sinar berbentuk laser.
    Sinar laser tersebut berfungsi untuk memanasi kaca yang terputus pada core sehingga bisa tersambung kembali dengan baik. Perlu kalian ketahui, bahwa fusion splicer ini haruslah memiliki tingkat keakuratan yang cukup tinggi, hal ini ditujukan untuk menghasilkan hasil penyambungan yang sempurna, karena pada saat penyambungan tersebut akan terjadi proses pengelasan media kaca serta peleburan kaca yang akan menghasilkan suatu media, dimana media tersebut akan tersambung dengan utuh tanpa adanya celah-celah, hal ini dikarenakan media tersebut memiliki senyawa yang sama.
  2. Stripper Atau Miller

    Seperti halnya Kabel – kabel lain kabel fiber optik harus dikupas dahulu sebelum disambung atau dipasangi konektor. Alat yang satu ini biasa disebut Stripper yang berfungsi mengupas kulit atau jaket pelindung dari fiber optik agar tersisa Core atau inti dari kabel fiber optik.

    Contoh Fiber stripper
    Contoh Fiber stripper
    Contoh Fiber stripper
    Contoh Fiber stripper

    Seperti yang dijelaskan diatas kabel fiber optik sangatlah kecil dan tipis sama seperti sehelai rambut maka dari itu fiber stripper ini memiliki presisi yang sangat akurat untuk memastikan hanya cleadingnya / pelindungnya saja yang terkupas tanpa merusak core atau inti dari kabel fiber optik. Inilah sebabnya sobat tidak bisa menggunakan sembarangan alat pengupas kabel untuk mengupas kabel fiber optik.

  3. Cleaver (pemotong core Fiber optik)

    Alat Fiber Optik beserta Fungsinya Cleaver Tools ini mempunyai fungsi untuk memotong core yang kulit kabel optic-nya sudah dikupas, perlu kalian ketahui juga bahwa pemotongan core ini wajib menggunakan alat khusus ini, karena pada serat kacanya akan terpotong dengan rapih. sama halnya dengan Alat Pengupas Kabel fiber optik tadi atau yang disebut stripper yang memiliki presisi sangat akurat.

    contoh 2 Alat fiber cleaver
    contoh 2 Alat fiber cleaver
    contoh fiber cleaver
    contoh fiber cleaver

    Alat Fiber cleaver ini juga memiliki presisi yang sangat akurat. Jika proses ini berhasil dilakukan dengan baik maka tahapan selanjutnya, kalian bisa teruskan ke tahap Jointing

  4. Optical Power Meter (OPM)

    Pengertian OPM(Optical Power Meter)

    Contoh OPM (optical Power Meter)
    Contoh OPM

    alat yang baru dirancang untuk mengetest serat optik, yang bertujuan untuk instalasi, penerimaan gambaran dan pemeliharaan jaringan serat .

     

    Fungsi OPM(Optical Power Meter)

    Dipakai untuk mengukur total loss dalam sebuah link optik baik saat instalasi (uji akhir) atau pemeliharaa Diukur dalam satuan Decibel (dB) .
    Loss atau redaman dinyatakan : L (dB) = Pin (dBm) – Pout (dBm) L (dB) = 10 Log (Pin / Pout)

  5. Optical Time Domain Reflectometer (OTDR)

    Pengertian Optical Time Domain Reflectometer

    contoh OTDR
    contoh OTDR

    Optical Time Domain Reflectometer (OTDR) merupakan alat yang dapat digunakan untuk mengevaluasi suatu serat optik pada domain waktu.
    1. OTDR merupakan salah satu peralatan utama baik untuk instalasi maupun pemeliharaan link serat optik
    2. OTDR memungkinkan sebuah link diukur dari satu ujung.
    3. OTDR dipakai untuk mendapatkan gambaran visual dari redaman serat optik sepanjang sebuah link yang diplot pada sebuah layar dengan jarak digambarkan pada sumbu X dan redaman pada sumbu Y.
    4. Informasi mengenai redaman serat, loss sambungan, loss konektor dan lokasi gangguan serta loss antara dua titik dapat ditentukan dari display ini

    Fungsi Optical Time Domain Reflectometer OTDR

    1. Mengukur jarak pada suatu titik dalam serat
    2. Mengukur besar Loss rata-rata (dB/km) antara dua titik yang dipilih dalam sebuah serat optik
    3. Mengetahui jenis Event dalam serat optik (apakah konektor, tekukan, konektor, atau patahan)
    4. Mengetahui lokasi titik penyambungan dan berapa besar lossnya
    5. Mengidentifikasi Lokasi dan Jenis gangguan pada fiber optik
    6. Mengetahui besar porsi daya yang dipantulkan pada suatu event pantulan (Optical Return Loss)
    7. Mensupport Reporting Data

  6. Optical Light Source (OLS)

    Optical Light Source, yaitu suatu suatu alat yang berfungsi sebagai pemancar sinyal optik.Alat ini adalah memancarkan sinar LASER, dengan Class yang sudah ditetapkan oleh pabrik.

     

    contoh alat tools fiber OLS optical Light Source
    contoh alat tools fiber OLS optical Light Source

    Optical Laser Source (OLS) adalah sebuah alat yang dapat mengeluarkan sinar cahaya / infra merah. Alat ini biasanya digunakan untuk mengukur redaman kabel serat optik yang penggunaannya harus dibarengi dengan alat Optical Power Meter (OPM). Optical Laser Source (OLS) memiliki panjang gelombang (
    λ
    ) yang dapat diubah-ubah yaitu 1310 dan 1550 nm. Optical Laser Source (OLS) yang baik harus memiliki keluaran cahaya yang stabil dimana cahaya tersebut dapat bersumber dari laser atau LED. Pada tugas akhir ini, Optical Laser Source (OLS) yang digunakan adalah merek Wandel & Goltermann (WG) tipe OLS-15 dengan daya pancar sebesar -7 dBm atau 0,19952623 mW

  7. Optical Fiber identifier

    Alat yang satu ini memiliki fungsi untuk mengetahui arah signal dengan penunjuk arah dan besar daya yang di laluinya.

    Alat Fiber Optik beserta Fungsinya
    fiber identifier
  8. Visual Fault Locator (Senter Optik)

    Alat ini sering disebut juga Laser fiber optic atau senter fiber optic. Fungsinya untuk melakukan pengetesan pada core fiber optic. Laser akan mengikuti serat Optik pada Kabel Fiber Optik dari POP Sampai Ke User (end to end) , bila core tidak bermasalah laser akan sampai pada titik tujuan.

    contoh alat tools fiber optik Visual fault locator
    contoh alat tools fiber optik Visual fault locator
  9. Bit Error Rate Test

    Alat Fiber Optik beserta Fungsinya Alat ini berfungsi sebagai pengecek koneksi jaringan TDM (Time Divisio Multipleksi) yang mana jaringan TDM aplikasinya yaitu layanan Clear Channel yang sedang coba di uraikan penulis. Secara spesifiknya untuk mengecek dan mengetahui TX atau RX yang error, melalui pengiriman paket dan loop

Demikian Artikel tentang 9 Tools dan Alat Fiber Optik beserta Fungsinya semoga bermanfaat.

Jangan lupa share artikel ini ke teman kalian jika artikel ini bermanfaat bagi sobat sekalian terima kasih.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Silahkan masukan nama Anda disini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.