FTTX: Memahami Arsitektur Teknologi FTTX | SatuManado – Dengan berkembangnya internet (layanan berbasis IP) dan konektivitas broadband maka kebutuhan akan bandwith yang besar dengan kecepatan tinggi menjadi meningkat. Hal ini juga didorong oleh operator yang berusaha memberikan layanan baru untuk meninggkatkan keuntungannya. Operator maupun vendor telekomunikasi saat ini sedang giat-giatnya jualan produk maupun service seperti IPTV atau Cable TV/CATV, Video on Demand yang membutuhkan bandwith yang besar.

Saat ini jaringan ke rumah-rumah didominasi oleh jaringan kabel tetap (fixed wireline) yang menggunakan tembaga (cooper) yang memiliki kekurangan karena dianggap tidak dapat memberikan bandwith yang tinggi dibandingkan dengan kabel fiber optik. Karena hal itu orang mulai beralih ke teknologi kabel optik untuk mendapatkan bandwith yang lebih tinggi menggunakan teknologi FTTx (Fiber to the x) yaitu istilah generik yang digunakan untuk beberapa arsitektur jaringan fiber optik untuk telekomunikasi yang menggantikan jaringan kabel tembaga.

Pengertian FTTX

Fiber to the x (FTTx) adalah istilah umum untuk setiap arsitektur jaringan broadband yang menggunakan serat optik untuk menggantikan seluruh atau sebagian dari kabel metal lokal loop yang digunakan untuk telekomunikasi last mile. Istilah umum berasal dari generalisasi beberapa konfigurasi penyebaran fiber (FTTN, FTTC, FTTB, FTTH),

Arsitektur Teknologi FTTX gambar 2
Arsitektur Teknologi FTTX gambar 2

Memahami Arsitektur Teknologi FTTX semua dimulai dengan FTT tapi dibedakan oleh huruf terakhir, yang digantikan oleh x pada generalisasi tersebut.
Sistem FTTX paling sedikit memiliki 2 (dua) buah perangkat opto-elektronik yaitu 1 (satu) perangkat opto-elektronik di sisi sentral dan 1 (satu) perangkat di sisi pelanggan selanjutnya disebut Titik Konversi Optik (TKO). Perbedaan letak TKO menimbulkan modus aplikasi atau arsitektur FTTX menjadi berbeda.

JARINGAN LOKAL AKSES FIBER

Jaringan lokal akses fiber (JARLOKAF) merupakan suatu jaringan sistem telekomunikasi yang menggunakan fiber optic sebagai media transmisi. Perkembangan jaringan lokal akses fiber (JARLOKAF) ini dilatarbelakangi karena adanya keterbatasan pada jaringan lokal akses tembaga. Jaringan lokal akses fiber (JARLOKAF) merupakan solusi dari keterbatasan tembaga, keunggulan dari jaringan ini antara lain bandwidth yang cukup lebar, redaman yang cukup rendah, kapasitas kanal yang cukup besar, tahan terhadap gangguan listrik dan mampu menyaluran data dalam kecepatan tinggi.[5] Jaringan lokal akses fiber merupakan layanan jaringan yang menggunakan fiber optic sebagai pembawa informasi dan informasi yang ditransmisikan yaitu berupa cahaya.

Jaringan Lokal akses fiber Optik
Jaringan Lokal akses fiber Optik

Memahami Arsitektur Teknologi FTTX Penggunaan jaringan jaringan lokal akses fiber (JARLOKAF) di dalam sistem telekomunikasi memiliki beberapa tujuan yaitu:

 

  • Meningkatkan kemampuan dan performansi jaringan akses, meliputi: jenis jasa, kapasitas, kualitas pelayanan, fleksibilitas dan kehandalan.
  • Mengurangi biaya investasi, operasi dan pemeliharaan.
  • Mengefektifkan sistem operasi dan pemeliharaan.
  • Menanggulangi keterbatasan infrastruktur bawah tanah.
  • Mempersiapkan infrastruktur telekomunikasi untuk era multimedia.

Pada jaringan lokal akses fiber (JARLOKAF) sedikitnya memiliki dua buah perangkat optical/electrical yaitu satu perangkat optical/electrical (O/E) di sisi sentral dan optical/electrical (O/E) di sisi pelanggan. Perangkat optical/electrical (O/E) di sisi pelanggan disebut Titik Konversi Optik (TKO). Secara sederhana Titik Konversi Optik (TKO) dapat diartikan batas akhir kabel optik ke arah pelanggan yang berfungsi sebagai lokasi konversi sinyal optic ke sinyal elektrik dan sebaliknya. Berdasarkan pada penempatan lokasi Titik Konversi Optik (TKO) jaringan lokal akses fiber (JARLOKAF) dibagi menjadi empat bagian Fiber To The x (FTTx).

Arsitektur Teknologi FTTX
Arsitektur Teknologi FTTX

Fiber To The Build (FTTB)

Titik Konversi Optik (TKO) terletak di dalam gedung dan biasanya terletak pada ruang telekomunikasi di basement atau tersebar di beberapa lantai, terminal pelanggan dihubungkan dengan Titik Konversi Optik (TKO) melalui kabel tembaga indoor atau Instalasi Kabel Gedung (IKG), Fiber to The Build (FTTB) dapat dianalogikan dengan daerah catuan langsung pada jaringan kabel tembaga.

FTTB Fiber to the build
FTTB Fiber to the build

Fiber To The Zone (FTTZ)

Pada jaringan ini Titik Konversi Optik (TKO) terletak di suatu tempat di luar bangunan, biasanya berupa kabinet yang ditempatkan di pinggir jalan sebagaimana biasanya Rumah Kabel (RK). Terminal pelanggan dihubungkan dengan Titik Konversi Optik (TKO) melalui kabel tembaga hingga beberapa kilometer, Fiber to The Zone (FTTZ) dapat dianalogikan sebagai pengganti Rumah Kabel (RK) pada jaringan lokal akses tembaga.

FTTZ arsitektur
FTTZ arsitektur

Fiber To The Curb (FTTC)

Pada jaringan ini, Titik Konversi Optik (TKO) terletak di suatu tempat di luar bangunan, baik di dalam kabinet, di atas tiang maupun di mainhole. Terminal pelanggan dihubungkan dengan Titik Konversi Optik (TKO) melalui kabel tembaga hingga beberapa ratus kilometer saja, Fiber to The Curb (FTTC) ini dapat dianalogikan sebagai pengganti Kotak Pembagi (KP).

FTTC Fiber to the curb
FTTC Fiber to the curb

Fiber To The Home (FTTH)

Pada jaringan ini, Titik Konversi Optik (TKO) terletak di dalam rumah pelanggan, terminal pelanggan dihubungkan dengan Titik Konversi Optik (TKO) melalui kabel tembaga indoor atau Instalasi Kabel Rumah (IKR) hingga beberapa puluh kilometer saja, Fiber to The Home (FTTH) dapat dianalogikan sebagai pengganti Terminal Bagi (TB).

FTTH fiber To the Home
FTTH fiber To the Home

ARSITEKTUR FIBER TO THE HOME (FTTH)

Memahami Arsitektur Teknologi FTTX Secara umum jaringan Fiber to The Home (FTTH) dapat dibagi menjadi empat segmen catuan kabel selain dari perangkat aktif seperti Optical Line Terminal (OLT) dan Optical Network Terminal (ONT).

pembagian Segmen pada arsitektur FTTH
pembagian Segmen pada arsitektur FTTH
  1. Segmen A, terdiri dari perangkat Optical Distribution Frame (ODF) dan Optical Distribution Cabinet (ODC) serta catuan kabel feeder.
  2. Segmen B, terdiri dari perangkat Optical Distribution Point (ODP) serta catuan kabel ditribusi.
  3. Segmen C, terdiri dari perangkat Optical Terminal Premises serta catuan drop wire.
  4. Segmen D, terdiri dari perangkat roset dengan catuan kabel indoor.
    Arsitektur jaringan Fiber to The Home (FTTH) dapat dilihat pada gambar.

Optical Line Terminal (OLT)

Optical Line Terminal (OLT) merupakan perangkat aktif yang dipasang di sentral office yang berfungsi sebagai antar muka sentral dengan jaringan yang dihubungkan ke satu atau lebih jaringan distribusi optik.

Patch-cord

Patch-cord merupakan kabel optik yang digunakan untuk menyambungkan dua perangkat dimana pada kedua ujungnya telah terpasang konektor.

kabel patch cord
kabel patch cord

Segmen A

Optical Distribution Frame (ODF)

Optical Distribution Frame (ODF) merupakan perangkat tempat terminasi kabel fiber optic. Selain itu juga sebagai tempat peralihan dari kabel fiber optic outdoor dengan kabel fiber optic indoor dan sebaliknya.

ODF rack
ODF rack

Kabel Feeder

Kabel feeder merupakan kabel fiber optic yang diterminasi di Optical Distribution Frame (ODF) dan Optical Distribution Cabinet (ODC) untuk menghubungkan kedua perangkat tersebut.

kabel Feeder fiber optik
kabel Feeder fiber optik

Optical Distribution Cabinet (ODC)

Optical Distribution Cabinet (ODC) merupakan suatu perangkat pasif yang diinstalasi di-indoor atau outdoor. Perangkat ini berfungsi sebagai titik terminasi ujung kabel feeder dan pangkal kabel distribusi, sebagai titik distribusi kabel dari kapasitas besar (feeder) menjadi beberapa kabel yang kapasitasnya lebih kecil lagi (distribusi).

ODC optical distribution Cabinet dan fungsinya
ODC optical distribution Cabinet dan fungsinya
ODC optical distribution Cabinet
ODC optical distribution Cabinet

Segmen B

Kabel Distribusi

Kabel distribusi sama halnya seperti kabel fiber optic feeder yang mempunyai fungsi untuk meneruskan informasi yang berupa sinyal optic mulai dari Optical Distribution Cabinet (ODC) sampai dengan Optical Distribution Point.

Kabel Distribusi Fiber Optik
Kabel Distribusi Fiber Optik

Optical Distribution Point (ODP)

Optical Distribution Point (ODP) merupakan perangkat terminasi akhir kabel distribusi dan terminasi awal penggunaan drop kabel.

Optical Distribution Point (ODP) ditiang
Optical Distribution Point (ODP) ditiang
Optical Distribution Point (ODP) type areal
Optical Distribution Point (ODP) type areal
contoh odp Tipe Pole
contoh odp Tipe Pole

Segmen C

Kabel DropCore

Memahami Arsitektur Teknologi FTTX Kabel drop berfungsi untuk menghubungkan Optical Distribution Point (ODP) ke Optical Terminal Premises (OTP) di sisi pelanggan.

Kabel DropCore preconnector
Kabel DropCore preconnector
Kabel Dropcore
Kabel Dropcore

Optical Terminal Premises (OTP)

Optical Terminal Premises (OTP) merupakan perangkat pasif yang dipasang di rumah pelanggan yang berfungsi sebagai tempat terminasi akhir drop kabel. saya nda dapat gambarnya nanti diupdate berikutnya saya masukan gambarnya

Segmen D

Kabel Indoor

Kabel indoor kabel yang dipasang di dalam rumah pelanggan yang menghubungkan Optical Terminal Premises (OTP) dengan roset.

Kabel Indoor contoh lain
Kabel Indoor contoh lain
Kabel Indoor fiber optik
Kabel Indoor fiber optik
Kabel Indoor fiber optik role
Kabel Indoor fiber optik role

Roset

Roset merupakan perangkat tempat terminasi kabel indoor dan patchcord yang terhubung ke Optical Network Terminal (ONT).

Roset Fiber Optik atau KTB
Roset Fiber Optik atau KTB

Optical Network Terminal (ONT)

Optical Network Terminal (ONT) merupakan perangkat aktif yang dipasang di sisi pelanggan indoor yang dilengkapai dengan port-port.

Optical Network Terminal (ONT) zte
Optical Network Terminal (ONT) zte
Optical Network Terminal (ONT)
Optical Network Terminal (ONT)

Passive Spliter

Passive spliter merupakan perangkat yang berfungsi membagi sinyal optic dari satu sinyal input menjadi beberapa sinyal output. Passive spliter dapat digunakan di Optical Distribution Cabinet (ODC) dan Optical Distribution Point (ODP) atau dapat juga diletakkan di Optical Network Terminal (ONT).

Passive Spliter 1-8
Passive Spliter 1-8
Passive Spliter fiber optik 1-16
Passive Spliter fiber optik 1-16
Passive Spliter 1-4
Passive Spliter 1-4

Pigtail

Memahami Arsitektur Teknologi FTTX Pigtail merupakan kabel optic dengan panjang yang terbatas yang memiliki satu konektor pada salah satu ujungnya.

Pigtail fiber optik
Pigtail fiber optik
Pigtail fiber optik biru
Pigtail fiber optik biru

Konektor

Konektor merupakan perangkat yang digunakan sebagai penghubung atau penyambung perangkat yang satu dengan perangkat yang lainnya.

Macam - macam Konektor fiber optik
Macam – macam Konektor fiber optik

Demikian artikel tentang Memahami Arsitektur Teknologi FTTX semoga bisa bermanfaat bagi sobat satumanado.

Referensi :

Telkom Akses, “Overview FTTx (Fiber To The x).”
PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk, “Panduan Desain FTTH.” Jakarta, 2012.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Silahkan masukan nama Anda disini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.